Riyan Firmansyah

IT enthusiast and occasional writer

Aku adalah "Dia" di Obrolan Mereka

· #notes · #Self-Thoughts

Istilah ini saya dapatkan sudah sejak lama ketika saya masih SMP dari status WhatsApp salah satu teman saya dan saya kembali teringat, yang menurut saya cukup menarik untuk dijadikan renungan.

Tanpa disadari ketika mengobrol, saya dan lawan bicara saya mungkin membahas seseorang yang topik pembahasannya bisa mengarah ke hal positif maupun negatif tentang seseorang tersebut dan tentu kita menyebut seseorang tersebut dengan kata “Dia” setelah sudah disinggung namanya sebelumnya.

Hal yang menarik sekaligus menampar ego adalah ketika saya mencoba membalik sudut pandang tersebut dan bergumam bagaimana jika posisi “Dia” itu adalah diri saya sendiri? Di sebuah ruangan yang tidak saya masuki, atau di dalam grup percakapan yang tidak ada saya di dalamnya, nama saya sedang disebut dan karakter saya sedang dinilai. Menyadari bahwa saya bisa menjadi tokoh utama dalam obrolan orang lain, baik sebagai inspirasi atau justru sebagai bahan gunjingan, memberikan sebuah kesadaran baru tentang betapa rapuhnya reputasi di tangan manusia.

Pada akhirnya inti dari renungan ini adalah kita tidak bisa mengontrol hal diluar diri kita. Saya, kalian, atau siapapun pasti bisa berubah di depan dan di belakang kita.

Never trust anyone.

Comments