Riyan Firmansyah

IT enthusiast and occasional writer

Reverse Osmosis

· #notes · #Today I Learned· #Technology

Saya sering melihat dan menggunakan dispenser air minum di beberapa lokasi, seperti stasiun dan tempat olahraga. Awalnya saya sempat berpikir, apakah air tersebut berasal dari air galon?

Dispenser Air di Masjid Agung Al-Azhar

Setelah mencari tahu ternyata tidak semua menggunakan air galon, jadi ada alat bernama reverse osmosis (RO) yang dapat digunakan untuk menghasilkan air minum. Teknologi ini bekerja dengan memberikan tekanan pada air agar melewati membran semipermeabel. Membran tersebut menyaring banyak zat terlarut, termasuk mineral dan kontaminan berukuran sangat kecil, sehingga air yang dihasilkan menjadi lebih murni. Dari sini saya baru memahami bahwa air minum yang tersedia di tempat umum tidak selalu berasal dari galon karena pasti akan rugi dan membutuhkan effort yang sangat besar untuk rutin menggantinya

Tentunya untuk rasa dan kualitas akhir dari airnya bergantung pada kualitas sumber air, kondisi filter, perawatan alat, dan model sistem yang digunakan. Tapi sejauh ini saya mengonsumsi air tersebut tidak ada masalah, dan semoga aman seterusnya.

Pureit adalah salah satu contoh produk yang menggunakan teknologi RO, beberapa modelnya juga dipadukan dengan teknologi lain seperti sinar UV dan MF (micro filtration). UV membantu menonaktifkan mikroorganisme, sedangkan MF menyaring partikel yang lebih besar. Pureit ini jadi salah satu yang saya ingat karena dulu iklannya sering muncul di TV memperagakan seseorang yang bisa meminum air keran secara langsung melalui alat Pureit tersebut.

Comments