Gara Gara DNS, Saya Jadi Tidak Bisa Terhubung ke VPN

· 448 words · 3 minute read

Jadi permasalahan ini bermula ketika tiba-tiba saya tidak bisa terhubung ke layanan Mobile and Remote Access (MRA) di aplikasi VPN client saya. Setelah mencoba beberapa solusi, ternyata saya lalai dengan DNS.

Bagaimana cara menyelesaikan ini 🔗

Setiap ada permasalahan, saya sebisa mungkin memetakan kemungkinan-kemungkinan yang menjadi penyebab dan solusinya. Pada awalnya saya mengira bahwa permasalahan ini terjadi karena akun profil VPN saya terkena blokir oleh server VPN. Karena pesan error yang disampaikan berbunyi “Wrong username & password”.

Namun ternyata setelah dibantu dan mencoba panduan yang diberikan, saya masih belum bisa terhubung ke VPN. Jadi saya perlu mencoba beberapa solusi sendiri untuk mendapatkan penyelesaian masalah ini, diantaranya.

  • Mencoba menggunakan akun profil VPN milik rekan kerja di laptop saya
  • Mencoba meminta bantuan agar rekan kerja menggunakan akun profil VPN milik saya di laptopnya
  • Mencoba menggunakan aplikasi VPN client di mesin virtual (virtual machine)

Setelah mencoba itu semua, saya mengetahui bahwa masalah ini ada pada laptop saya. Saya mencoba memikirkan kembali apa yang menjadi penyebabnya, dan kemungkinan Virtual Network Adapter dari aplikasi VPN client tidak berjalan dengan baik karena ada Virtual Network Adapter aplikasi VPN client lain (crash). Saatnya memikirkan solusi yang lain.

  • Mencoba memasang ulang aplikasi VPN client yang bermasalah
  • Mencoba mencopot aplikasi VPN client yang lain

Namun tetap saja masih belum bisa terhubung, pesan error yang disampaikan juga masih sama.

It’s not DNS… There’s no way it’s DNS… It was DNS… 🔗

Setelah berjibaku dengan semua percobaan, saya terdiam dan merenung. “Mengapa ya? Di laptop lain bisa tapi di laptop ini masih gagal.” begitulah renungan saya pada saat itu. Sekejap mata saya tiba-tiba teringat dengan file /etc/hosts di laptop saya yang sebelumnya saya modifikasi untuk menambahkan beberapa baris nama domain agar mengarah ke alamat IP yang sudah saya tentukan untuk keperluan pekerjaan.

Ya, ternyata benar saja saya memasukkan nama domain yang digunakan di profil VPN saya untuk terhubung ke server VPN dan nama domain tersebut saya arahkan ke alamat IP server VPN yang lama (sepertinya). Setelah saya hapus nama domain tersebut dari file /etc/hosts di laptop saya agar kembali mendapatkan alamat IP server yang sebenarnya. Boom… Saya bisa terhubung kembali seperti biasanya.

Sekilas ilustrasinya seperti ini file /etc/hosts di laptop saya

Nama DomainAlamat IP
vpn.example.com111.111.111.111

Padahal yang ada di server DNS yang saya gunakan bukan mengarah alamat IP tersebut, jadi seharusnya seperti ini

Nama DomainAlamat IP
vpn.example.com111.111.111.222

Akhir dari permasalahan ini 🔗

Saya benar-benar tidak menyangka, setelah berkali-kali memikirkan penyebab dan solusinya. Ternyata penyebabnya adalah kelalaian saya sendiri dan solusinya sangatlah sederhana. Sangat-sangat tidak terpikirkan sebelumnya karena saya hanya fokus pada permasalahan aplikasi VPN client tersebut. Mungkin ini jadi pelajaran bagi saya agar tidak terlalu jauh memikirkan penyebab dan solusi suatu masalah ketika tidak ada indikasi yang jelas.

comments powered by Disqus